,

Proyek Jaling di Muaragembong Dinilai Bobrok

oleh

LENSA POTRET – Proyek pembangunan jalan lingkungan (jaling) sepanjang 450 meter dan lebar 3 meter di Kampung Sungai Labu RT 02 RW 14 Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong dikeluhkan warga.

Pasalnya, proyek tersebut yang didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran (TA) 2017 diduga dikerjakan dengan asal-asalan dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah ditetapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Ini kan tanahnya labil banget, masa waktu pengerjaan tidak dilakukan pemadatan, dah gitu waktu pengecoran-nya gak dilapisi plastik lagi, ketebalan coran-nya juga cuma ada 9 centimeter, trus ditengah-tengahnya juga banyak banget dibuat lobang sama pekerjanya (untuk jebakan saat kordil),” kata Wandi (32) warga setempat, Jumat (5/1/2018).

Wandi pun menyayangkan kinerja pengawas dalam hal ini Wasdal, PPTK, Konsultan serta Pengawas dalam pengawasan pembangunan infrastruktur yang seharusnya dapat mengawasi jalannya pengerjaan proyek tersebut malah terkesan tutup mata meskipun tau bahwa pekerjaan proyek tersebut amburadul.

“Intinya mah proyek pembangunan jalan ini amburadul dah pak,” cetusnya.

Sementara Rody (40) yang juga warga setempat, mengatakan, seharusnya pemborong yang mengerjakan proyek dari anggaran manapun saat melakukan kegiatan sesuaikan dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan.

“Saya rasa pemborong yang mengerjakan jaling di kampung saya ini hanya ingin mengeruk keuntungan saja, akibatnya jadi gak memperdulikan kualitas kerjaan. Cara saya kalo mang mau cari untung yang kira-kira juga lah, ini mah kebangetan (keterlaluan) banget,” pungkasnya.

Saat pelaksanaan pembangunan jalan tersebut, kata Rody, tidak adanya plang papan nama kegiatan proyek.

“Kan plang proyek kegiatannya gak ada pak, jadi saya kurang tau nama perusahaannya apa,” ujarnya. (A.Fahrizal)

Komen yang sopan ya..!!!