PSBB di Kabupaten Bekasi Dinilai Belum Maksimal

oleh -449 views

LENSA POTRET : Berdasarkan pengamatan dari Ketua Umum LSM SNIPER, Gunawan, bahwa penerapan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh Pemkab Bekasi pada hari ini Rabu (15/4/2020) belum memiliki persiapan matang.

Berdasarkan fakta di lapangan, kata Gunawan, masih banyak warga dibeberapa wilayah berlalu lalang dalam mencari kehidupan.

“Jadi tadi saya coba pantau dibeberapa titik, namun masih ada beberapa warga yang terpaksa harus keluar rumah untuk mencari makan buat keluarganya dan juga masih banyak warga yang berdatangan kerumah RT dan RW untuk menanyakan tentang bantuan pangan atau sembako yang akan dibagikan oleh pemerintah,” ujarnya, Rabu (15/4).

Kepada lensapotret.com, pernyataan serupa pun dilontarkan oleh salah satu warga Kecamatan Babelan, Muchtar (44).

“Kita (warga) diminta untuk tetap di rumah alasannya ini itu, trus kemarin juga sudah beberapa kali warga pada didata sama disuruh kumpulin KK, katanya mau pada dapat bantuan sembako dari pemerintah, tapi mana ?,” kesalnya.

Dari ke-dua indikator tersebut, Gunawan menyebutkan jika ini sudah sangat jelas bahwa Pemkab Bekasi belum ada kesiapan khususnya dalam memaksimalkan pembatasan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan banyak kerumunan orang dan juga belum ada kesiapan tentang ketersediaan bahan pokok yang seharusnya pada H-1 itu sudah harus disalurkan kepada masyarakat.

“Ya, ini kan karna minimnya informasi yang disosialisasikan sama Pemkab sehingga PSBB dihari pertama kurang maksimal, jadi warga pada kebingungan. Yang seharusnya mereka tetap di rumah ini malah masih kesana kesini nyari sembako,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, ia meminta Pemkab Bekasi harus lebih serius dalam menjalankan PSBB, agar hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini terulang kembali.

“Saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk serius soal PSBB ini, karena ini berkaitan dengan keselamatan warga Kabupaten Bekasi,” tegasnya. (Red)

Komen yang sopan ya..!!!