Surat Terbuka Warga Babelan untuk Kades, Camat, dan Bupati

oleh -456 views
Ilustrasi (Foto : Google)

Jeritan Warga Babelan : Penjajah Baru di Tanah Moyangku

Oleh: Harry ZK, Sekjen LSM Joker

Opini – Kami bangga menjadi Warga Negara Indonesia yang menyatakan kemerdekaannya tanggal 17 Agustus 1945, namun kami di sini warga Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi merasa masih belum merdeka.

Penantian panjang selama 50 tahun lebih warga Desa Babelan Kota untuk memperjuangkan hak kepemilikan tanah sampai hari ini belum ada solusi yang pasti.

Tanah dan bangunan yang kami rawat dan bangun dengan keringat dan darah sampai sekarang masih diakui menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang mana tidak jelas asal-usul dan juntrungannya.

Dalam sejarah Republik ini hanya di Kabupaten Bekasi bisa menguasai hak rakyat. Pungutan berlapis pun tiap tahun harus dibayar mahal oleh rakyat Desa Babelan Kota mulai dari sewa hingga pajaknya.

Wahai para pemangku kebijakan yang kami hormati, perlu diketahui bahwa jumlah kami hampir 90 persen warga pribumi asli Babelan dengan bukti kepemilikan sementara memegang surat Oper Alih Garapan, dengan beban penduduk sekitar kurang lebih 300.000 jiwa.

Perjuangan panjang yang sangat melelahkan yang tidak kunjung berakhir masih terus kami lakukan. Pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai otoritas jangan hanya diam diri saja yang tidak mampu memberikan solusi dan jawaban pasti.

Pemerintah Kabupaten Bekasi yang seharusnya hadir untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat seolah malah berada pada posisi menentang kepentingan dan kebutuhan rakyat.

Sebenarnya kami ini warga mana? Tinggal di Desa Babelankota tetapi ketika ada kondisi seperti ini tak ada seorang pun dari pihak pemerintah yang berpihak kepada kami.

Setahu kami, kami ini tinggal di tanah adat Desa Babelankota, dan Kedungjaya. Kenyataannya, ketika ada persoalan sengketa lahan seperti ini, pemerintah kedua desa tersebut justru seolah tak mengakui bahwa itu merupakan tanah kas desa. Ditambah lagi, pihak Desa dan Kecamatan Babelan pun diam seribu bahasa.

Jika itu memang tanah aset Pemkab Bekasi, tapi sampai detik ini pihak Pemkab Bekasi tak ada yang datang memberikan keterangan kepada kami. Kami seolah dibiarkan, dan ditinggalkan begitu saja bersama rasa takut ancaman penggusuran dan pengusiran.

Di mana kalian semua wahai kepala desa, pak camat, bupati? Apakah kalian hanya bisa duduk manis menonton kesengsaraan kami?

Saat ini ada 5 calon kepala Desa Babelankota yang ingin memimpin desa, tapi tak ada satupun dari mereka yang berupaya memperuangkan kami. Apakah mereka semua tidak mempunyai hati nurani untuk membantu kami memperjuangkan hak kami? Kalian sepertinya hanya memperjuangkan kepentingan pribadi kalian saja, ya? Bukan begitu?

Wahai pemangku kebijakan, baik di daerah ataupun pusat. Tolong rakyat mu ini. Berikan kami keadilan, kejelasan, dan kepastian hukum atas tanah yang kami tempati selama puluhan tahun.

Siapapun pemilik konsesinya, jika di dalamnya ada desa atau kampung yang sudah bertahun-tahun hidup disitu, siapapun pemilik konsesinya, BERIKAN. Berikan kepada desa atau kampung kepastian hukum, dan kalau yang diberi konsesi sulit – sulit, CABUT KONSESINYA, jangan sampai yang sudah hidup lama di situ malah kalah dengan konsesi yang baru diberikan nantinya.

Berikan kepastian hukum pada kehidupan dan pertanahan kami rakyat kecil. Sehingga kami dapat membangun dan mengisi kemerdekaan ini dengan total seperti warga negara yang lain. Kami tidak ingin lagi berselisih dengan pihak mana pun yang seharusnya kami junjung tinggi.

Kami memiliki keyakinan jika wilayah Kabupaten Bekasi ini dipimpin oleh seseorang yang masih memiliki hati nurani, maka pembangunan, pelayanan dan keadilan untuk rakyat kecil akan merata di seluruh pelosok khususnya di desa kami.

Kami ini rakyat kecil, ke mana lagi kami harus mengadu kalau bukan kepada pemerintah? Ke mana lagi? Jika pemerintah sudah tak peduli dengan nasib kami. Sudahlah, kami mungkin hanya tinggal cerita.

Mana janji kalian, mana? Janji kalian sewaktu mencalonkan diri sebagai kades? Janji kalian sewaktu mencalonkan diri sebagai bupati? Kalau memang masih ada sedikit kepedulian, tunjukkan.

Mau sampai kapan permasalahan tanah di wilayah kami akan terus terjadi seprti ini jika pemerintah saja tak mau beranjak dari kursi empuknya.

Tolong. Tunjukanlah kalau kalian memang masih punya secuil hati nurani untuk peduli terhadap nasib rakyat kecil.

Salam Hormat dari masyarakat Desa Babelan Kota yang tertindas dan butuh bantuan.

Komen yang sopan ya..!!!