Diduga Lakukan “Money Politics”, Bawaslu Diminta Tindak Tegas 2 Oknum Caleg Dapil 4

oleh

LENSA POTRET : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jaringan Organisasi Keadilan Rakyat (JOKER), Jaya Wiganda, meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi untuk segera menindak tegas 2 (dua) orang oknum Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Dapil 4 yang diduga melakukan praktik politik uang.

Kedua oknum caleg dari Dapil 4 yang diduga melakukan praktik politik uang tersebut, yakni caleg nomor urut 3 dari Partai Golkar dan caleg nomor urut 5 dari Partai PAN.

Jaya Wiganda mengatakan, hal tersebut berdasarkan aduan dari masyarakat, dan pihak pelapor mengaku mendapatkan uang yang dimasukkan dalam amplop lengkap dengan kartu nama.

“Info yang diberikan oleh masyarakat ke kita terkait dengan adanya peneyebaran amplop yang berisi uang ke masyarakat. Untuk caleg nomor urut 3 dari partai Golkar senilai Rp30 ribu dan caleg nomor urut 5 dari Partai PAN senilai Rp20 ribu,” ujar Jaya Wiganda, Rabu (17/4/2019).

Menurut Jaya, oknum caleg yang memberi uang kepada pemilih dengan harapan agar dapat dipilih adalah bentuk ketidak mampuan seorang oknum caleg memaksimalkan potensi dirinya, bahkan ia menyebut caleg yang membagi-bagi uang agar dipilih krisis keyakinan dan gagasan.

“Kita bisa berkesimpulan bahwa oknum caleg yang bagi bagi duit itu karena tidak bisa lagi menjual ide dan gagasannya ke masyarakat, dia sudah kehabisan gagasan. Gimana mau jadi wakil rakyat yang amanah kalau diawal caranya udah seperti ini,” ucapnya.

Untuk itu, saya minta kepada Bawaslu Kabupaten Bekasi untuk segera menindaklanjuti persoalan ini, apabila hal ini terbukti kebenarannya, mohon tindak tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegas Jaya.

Terpisah, salah satu tim sukses caleg nomor urut 5 dari Partai PAN, Nana, ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut dirinya membantah. “Kita sih gak ada kasih kartu apa-apa,” singkatnya.

Sementara, untuk caleg nomor urut 3 dari Partai Golkar hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi. (Afj)

Komen yang sopan ya..!!!