Menuntut Keadilan, Sejumlah Mahasiswa Malah Digebukin dan Ditahan

oleh -1.023 views
BABAK BELUR: Zainudin, mahasiswa STIE Tri Buana, babak belur akibat dipukuli saat protes pembongkaran di Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kamis (25/07/2019) pagi.

BEKASI SELATAN – Koordinator Lapangan (Korlap) aksi penolakan pembongkaran di Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Muhammad Beni menyatakan protes keras atas sikap represif aparat saat melakukan pengamanan dan penangkapan terhadap enam rekannya mahasiswa PMII di lokasi pembongkaran.

Mohamad Beni menjelaskan bahwa pada Kamis (25/07/2019) sekitar pukul 09.00 Wib, ada enam mahasiswa anggota PMII Kota Bekasi ditangkap dan dipukul oleh oknum yang diduga aparat Satpol PP di lokasi pembongkaran, di Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

“Saat ini para mahasiswa ini sedang ditahan oleh pihak kepolisian,” kata Mohamad Beni.

Dikatakan Mohamad Beni, karena para mahasiswa ini melaksanakan salah satu point Tri Dharma Perguruan, sebagai kewajiban mahasiswa untuk pengabdian kepada masyarakat (UU No. 12 Tahun 2012, Pasal 1 Ayat 9). Di sini mahasiswa dalam hal mendampingi warga untuk mendapatkan hak-hak hukum dan rasa keadilan.

“Kami berharap kepada pihak aparat kepolisian untuk segera membebaskan enam orang sahabat-sahabat kami, yang saat ini ditahan,” kata Mohamad Beni.

Sampai berita ini dinaikkan, para mahasiswa PMII Kota Bekasi masih bertahan di lokasi pembongkaran untuk mendampingi warga, agar mendapatkan keadilan hukum.

Selain itu, dirinya juga belum berhasil mendapatkan penjelasan resmi dari pihak kepolisian terkait, dugaan pemukulan terhadap para mahasiswa PMII di lokasi pembongkaran pagi tadi.

Berikut nama-nama 6 mahasiswa yang ditangkap dan ditahan:

1.Zainudin mahasiswa STIE Tri Buana, Bekasi.

2.Yusril mahasiswa STMIK MIKAR, Bekasi.

3.Rafli mahasiswa STMIK MIKAR, Bekasi.

4.Lintar mahasiswa STMIK MIKAR, Bekasi.

5.Ridho Pradesa, mahasiswa STT MIKAR, Bekasi.

6.Basit mahasiswa STMIK MIKAR, Bekasi. (ZAL)

Komen yang sopan ya..!!!