,

Soal Penyunatan Dana Rutilahu, Sidak Inspektorat dan Camat Babelan Dinilai Masuk Angin

oleh

LENSA POTRET – Tindak lanjut Inspektorat Kabupaten Bekasi dan Camat Babelan soal adanya dugaan pemotongan dana bantuan program Rutilahu sebesar Rp 2 juta di Desa Hurip Jaya dan Desa Buni Bakti dipertanyakan.

Sebelumnya, pihak Inspektorat beserta dengan jajaran Kecamatan Babelan sudah melakukan monitoring ke lapangan. Namun, dinilai tidak ada tanggapan serius dan sidak hanya berupa seremonial saja.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rakyat Indonesia Berdaya (RIB), Hitler.

“Kenapa penerima manfaat waktu ditanya oleh camat itu tidak mau jujur tentang adanya dugaan penyunatan dana Rutilahu, yah mungkin sebelumnya sudah ada penekanan terhadap si penerima tersebut,” ujar Hitler, Sabtu (17/2/2018).

Dikatakannya, penanganan kasus soal adanya pemotongan dana tersebut hingga saat ini dianggap memang belum menunjukkan perkembangan signifikan.

“Yang namanya sidak itukan mencari kebenaran, mana yang salah dan mana yang benar, yang saya lihat itu sidak kok ramai-ramai, segala orang PK Rutilahu juga ada, sudah pasti lah penerima manfaat itu ketakutan dan tidak akan terbuka. Harusnya memakai cara investigasi, jangan rombongan seperti itu,” jelas Hitler.

“Dipemberitaan awal kan saya baca itu jelas, penerima manfaat waktu diwawancarai oleh wartawan mengakui bahwa adanya pemotongan dana Rutilahu sebesar Rp 2 juta,” tambahnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Inspektorat Kabupaten Bekasi, Darmi Jhon, ketika dikonfirmasi dirinya enggan memberikan penjelasan.

“Tanya langsung ke tim (monitoring) kang,” singkatnya melalui pesan WhatsApp Messenger. (Panji)

 

 

Baca Berita Selanjutnya : Soal Penyunatan Dana Rutilahu, PK Hurip Jaya Perintahkan Penerima Untuk Berbohong

Komen yang sopan ya..!!!